2 Pelaku yang Cemarkan Nama Cantik Ahok Diduga Anggota Veronica Lovers

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap perut pelaku pencemaran nama baik tanggungan Komisaris Utama PT Pertamina  Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.  

Lewat media baik, keduanya menyebarkan postingan negatif buat Ahok di akun masing-masing,   @ito. kurnia dan @an7a_s679.  

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan, ke-2 pelaku yakni KS (67) & EJ (47) tergabung dalam satu kelompok. Mereka menamai dirinya dengan Veronica Lovers.

Sebab hasil pemeriksaan sementara, mereka merasakan memiliki kesamaan masa lalu dengan Veronica.

“Maka muncul kebencian untuk melakukan hal-hal yang tanpa disadari melanggar hukum, ” jelasnya di Polda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020).

Yusri menerangkan, kedua pelaku saling terkoneksi. Mereka memiliki beberapa grup pada media sosial termasuk di WhatsApp dan Telegram. Salah satu tersangka berinisial EJ bahkan didapuk jadi Ketua Komunitas Veronica Lovers.

“Ini masih kami dalami. Apakah kemungkinan ada tersangka lain, ” ucap dia.

Kasus pencemaraan nama baik itu sebelumnya dilaporkan oleh penasihat hukum Ahok, Ahmad Ramzy ke Polda Metro Jaya, pada 17 Mei 2020.

Polisi berjalan cepat mengusut laporan tersebut. Sebanyak saksi fakta dan ahli sopan santun serta ahli ITE dimintai petunjuk.

“Ahli berpendapat positingan masuk unsur-unsur pencemaran nama tertib, ” ujar Yusri.

2 dari 3 halaman

Apa Saja Bahan yang Dilaporkan Ahok?

Laporan Ahok lewat kuasa hukumnya  terdaftar di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Hebat dengan nomor polisi LP/2885/V/YAN 25/2020/SPKT PMJ/Tanggal: 17 Mei 2020.

Dalam laporan tertulis, korbannya adalah Basuki Tjahaja Purnama. Tatkala, terlapornya lidik.

Ahmad Ramzy enggan membeberkan secara uraian mengenai materi yang dilaporkan  Ahok. Dia berdalih, hal itu menjadi kewenangan penyidik Polda Metro Hebat.

“Baiknya nunggu Polda dulu aja yang ngomong jangan saya, ” ujar dia.

3 sejak 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: