8 Penyebab Nyeri Menusuk di Ceroboh, Jangan Sepelekan

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta Nyeri intelek di mata bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Mata adalah organ vital dengan dimiliki tubuh. Gangguan pada mata tak boleh disepelekan begitu sekadar.

Salah satu sakit mata yang bisa terjadi adalah nyeri tajam. Kondisi ini biasanya digambarkan sebagai rasa sakit, menikam, atau terbakar di dalam gegabah. Nyeri pada mata dapat dikarenakan oleh iritasi atau kondisi lupa tertentu.

Tergantung pada penyebabnya, nyeri pintar di mata dapat hilang tanpa pengobatan. Namun, pada kondisi betul-betul, nyeri tajam di mata selalu perlu mendapatkan penanganan medis.

Jika nyeri mata yang tajam tak kunjung hilang dan sembuh, penting untuk segera memeriksakannya ke dokter. Dalam beberapa kejadian, peradangan atau penumpukan cairan di mata juga dapat menyebabkan rasa sakit yang parah. Berikut 8 penyebab nyeri menusuk pada mata  yang dilansir Liputan6. com sebab Medical News Today, Selasa (27/10/2020).

2 dari 9 halaman

Kotoran di mata

Nyeri pintar tiba-tiba sering kali diakibatkan oleh kotoran yang masuk ke gegabah. Banyak orang mengalami rasa melempem yang tajam saat kotoran serupa debu, pasir atau benda aneh lainnya masuk ke mata. Mengalami sakit biasanya mereda begitu tahi dibersihkan dari mata. Anda mampu memercikkan air atau larutan saline ke mata yang sakit.

Jika masih merasa sakit yang parah, kondisi ini jadi mengarah ke abrasi kornea, yaitu goresan kecil di mata. Pada kasus ini, yang terbaik ialah menghubungi dokter mata untuk perawatan lebih lanjut.

3 dari 9 kaca

Uveitis

Uveitis adalah peradangan pada lapisan tengah mata yang disebut uvea. Peradangan ini juga dapat merayu lensa mata, retina, saraf optik, dan cairan vitreous. Uveitis dapat menyebabkan gejala seperti sakit gegabah dan kemerahan, bintik hitam pada penglihatan, penglihatan kabur, dan kepekaan terhadap cahaya.

Uveitis biasanya disebabkan oleh kerusakan autoimun, trauma mata, racun masuk ke mata, dan tumor atau infeksi. Uveitis dapat merusak jaringan dalam mata yang dapat menyebabkan berkurangnya penglihatan atau kehilangan penglihatan.

Uveitis didiagnosis dengan penelitian mata dan diikuti dengan pengobatan oleh dokter mata. Perawatan buat uveitis berfokus pada pengurangan peradangan dan nyeri, mencegah kerusakan jaringan, dan menangkal kehilangan penglihatan.

4 sebab 9 halaman

Scleritis

Skleritis adalah peradangan parah pada sklera yang merupakan selaput terluar mata. Skleritis bisa disebabkan dari infeksi atau keburukan autoimun, atau sebagai efek tepi pengobatan.

Seseorang secara skleritis mungkin mengalami nyeri sembrono ringan hingga parah yang memburuk pada malam hari atau dengan gerakan mata. gejala skleritis yang lain termasuk kepekaan terhadap cahaya, ceroboh berair, dan penglihatan berkurang.

5 dibanding 9 halaman

Sakit besar kluster

Sakit kepala cluster dapat menyebabkan rasa sakit dengan parah. Nyeri pada kondisi itu seringkali menjalar pada mata. Sakit kepala kluster kerap digambarkan seperti rasa terbakar, menusuk, dan cenderung terjadi di atas mata ataupun dekat pelipis.

Dalam konteks ini, “cluster” mengacu di dalam sekelompok sakit kepala. Mereka biasanya terjadi pada siang hari, serta satu cluster biasanya berlangsung sebab 15 menit hingga 2 tanda. Cluster dapat terjadi sering semasa beberapa hari atau minggu, secara periode bebas rasa sakit di antaranya.

Gejala kecil kepala cluster lainnya meliputi nyeri hebat di satu sisi besar, mata merah atau berair, indra meler atau tersumbat, penyempitan biji mata, kelopak mata terkulai, berkeringat, & gelisah. Perawatan biasanya melibatkan obat untuk mengobati atau mencegah melempem kepala.

6 dari 9 halaman

Migrain

Sakit kepala migrain dapat menyebabkan nyeri hebat dengan berdenyut-denyut di belakang salah kepala atau kedua mata. Migrain merupakan penyakit neurologis umum yang dapat menyebabkan sakit kepala dan putaran gejala lainnya. Gejala sakit kepala atau episode migrain biasanya berlaku selama 4–72 jam.

Gejala migrain dapat meliputi kepekaan terhadap cahaya dan suara, mutasi penglihatan, seperti melihat lampu berkedip atau kehilangan penglihatan sebagian, nanar, kehilangan koordinasi, kelelahan, kelemahan, mual dan muntah, perubahan mood, kelimpungan, dan kesulitan berkonsentrasi.

Faktor tertentu bisa memicu isyarat migrain. Faktor ini seperti tekanan atau kecemasan, kelelahan, kurang tidur, postur tubuh yang buruk, atau aktivitas berlebihan, makanan tertentu, ataupun perubahan hormonal.

7 dari 9 halaman

Glaukoma sudut tertutup

Glaukoma ujung tertutup terjadi ketika cairan secara cepat menumpuk di depan sembrono, menyebabkan peningkatan tekanan secara tiba-tiba dan nyeri mata yang bergaya. Glaukoma akut sudut tertutup dikategorikan sebagai keadaan darurat medis. Suasana ini dapat menyebabkan kebutaan pada beberapa hari. Jadi sangat istimewa untuk segera memeriksakannya ke sinse.

Gejala glaukoma sudut tertutup selain nyeri mata ialah sakit kepala parah yang tiba-tiba, mual, penglihatan kabur, dan melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu terang. Gejala glaukoma sudut mati bisa berkembang dengan cepat.

8 sejak 9 halaman

Sindrom Tolosa-Hunt

Sindrom Tolosa-Hunt adalah kondisi medis langka yang menyebabkan sakit mata berat secara tiba-tiba. Penyebab pasti lantaran sindrom ini masih belum diketahui. Namun, beberapa peneliti percaya bahwa sindrom ini timbul dari peradangan di area tertentu di belakang mata. Kondisi ini juga terpaut dengan respons autoimun yang tak normal.

Sindrom Tolosa-Hunt biasanya mempengaruhi satu mata. Di kondisi ini, menggerakkan mata mungkin benar menyakitkan. Beberapa orang juga mengalami kelumpuhan sementara pada mata. Isyarat lainnya termasuk sakit kepala, pandangan ganda, kelelahan, tonjolan di satu mata, dan kelopak mata dengan terkulai.

Gejala sindrom Tolosa-Hunt sering hilang tanpa intervensi medis dan kambuh secara kadang-kadang.

9 dari 9 halaman

Perkara pada lensa kontak

Jika Anda memakai lensa kontak, sakit mata mungkin disebabkan oleh masalah pada lensa relasi. Jika penglihatan kabur bersamaan secara rasa sakit, lensa kontak barangkali bergeser atau terlipat di timbil.

Jika dapat melihat lensa kontak lewat cermin, Anda harus mencuci tangan dan mencari jalan melepaskannya. Jika Anda tidak bisa melihatnya, Anda harus membilas timbil Anda dengan larutan saline & terus memutar mata hingga lensa kontak bergeser ke tempat yang dapat dijangkau di permukaan lupa.