Dua Bocah 10 Tahun Positif Covid-19 di Solo

Wayne Collins

Liputan6.com, Solo – Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif corona Covid-19 di Solo terus bertambah. Data terbaru yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan dua pasien tambahan yang terpapar virus corona Covid-19 merupakan anak-anak.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona Covid-19 saat ini naik dari 13 pasien menjadi 15 pasien pada hari Kamis, 23 April 2020. Dua pasien tambahan itu berasal dari golongan anak-anak yang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Dua pasien terkonfirmasi Covid-19 anak-anak ini statusnya naik kelas dari PDP menjadi positif. Kita sangat kasihan dengan anak-anak itu,” kata dia di Solo, Jumat, 24 April 2020.

Ahyani mengungkapkan kedua anak yang positif corona itu berusia di bawah 10 tahun. Adanya golongan anak-anak yang terpapar positif corona, ia pun menduga jika saat ini telah terjadi transmisi lokal untuk penyebaran Covid-19 di Solo.

“Kalau (kasusnya) begini biasanya tertular dari orang dekat. Tertularnya bisa dari orangtua atau pengasuh. Tapi bisa juga anak-anak tertular saat bermain di luar. Kita tracing dulu,” ujar Ahyani yang juga menjabat sebagai Sekda Solo.

2 dari 3 halaman

Penanganan Khusus

Pasien positif corona yang baru itu merupakan warga Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres dan Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari. Saat ini, dua pasien anak-anak itu telah mendapatkan perawatan yang intensif di rumah sakit. Lantaran usianya masih di bawah 10 tahun, pihaknya meminta kepada rumah sakit untuk menyediakan penanganan khusus kepada pasien itu.

“Usianya kan masih segitu jadi masih sangat membutuhkan orangtua. Untuk pasien anak-anak itu seharusnya memang ada pendampingan psikologi,” sebutnya.

Sementara itu, mengenai jumlah PDP saat ini bertambah dari 90 pasien menjadi 92 pasien. Dari jumlah itu yang sembuh sebanyak 55 orang dan dirawat di rumah sakit sebanyak 21 pasien. Sedangkan, yang meninggal sebanyak 16 orang.

Lantas Ahyani menyebutkan untuk jumlah ODP saat ini terdapat 444 orang. Dari jumlah itu yang menjalani rawat inap 6 orang dan rawat jalan 77 orang. untuk yang sudah selesai pemantauan sebanyak 361 orang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini