GAMBAR: Risma Patroli Masker demi Menahan Penyebaran COVID-19

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta kepala Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma), Minggu pagi melakukan patroli masker ke sebesar perumahan  dan pusat kerumunan warga. Dengan membawa  pengeras suara, sepanjang  jalan Risma mengingatkan warga untuk selalu memakai masker  dengan benar.

Selain itu, Risma juga mengimbau masyarakat tidak  muncul kota selama liburan panjang buat mencegah tertular Covid-19. Imbauan Risma ini karena terjadi peningkatan awak yang terpapar COVID-19.  

Dengan mendatangkan pengeras suara dan menggunakan sepeda motor, Minggu pagi Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, berpatroli keliling perumahan dan tempat-tempat kerumunan warga. Sepanjang jalan, Tri Risma mengingatkan warganya untuk mematuhi protokol kesehatan secara memakai masker dengan  benar, tak berkerumun serta selalu  menjaga tenggang.

Selain Taman Bungkul, yang setiap Minggu pagi selalu dipenuhi warga Surabaya, Risma juga blusukan ke perumahan seperti dalam Kebraon, Gunungsari, serta di zona Wiyung Surabaya. Upaya Tri Rismaharini kembali turun ke jalan, karena terjadi peningkatan pasien COVID-19.

Saat ini, usia yang banyak terpapar COVID-19 adalah muda, dan kalangan pekerja yang status di perumahan  menengah ke untuk. Dan dilihat dari hasil tracing, sebagian besar mereka yang terpapar adalah orang-orang yang pulang daripada luar kota. Karena itu, Risma mengimbau untuk sementara, tidak keluar kota.  

“Kalau dilihat datanya, tadi saya dialog usianya itu, range remaja, serta range pekerja dan rata-rata mereka tinggal di perumahan menengah akan, jadi bukan di kampung sedang, kalau dulu awal-awal itu di kampung, tetapi sekarang mereka telah sebagian besar, hampir 75 upah itu tinggal di perumahan menengah atas, jadi kenapa saya malah masuk di perumahan-perumahan, ” perkataan Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, Fokus, 21 Desember 2020.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini  juga berkoordinasi dengan IDI Kota  Surabaya, untuk membantu tenaga kesehatan di Asrama Haji Surabaya, tempat karantina warga  positif Covid-19. Dari data terakhir Pemkot Surabaya, jumlah pasien COVID-19 dalam perawatan berjumlah 114 orang.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Renggang dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.