Gempa Magnitudo 5, 0 Guncang Laut Aceh

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta – Gempa berdaya magnitudo (M) 5, 0 mengguncang laut Aceh. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencanangkan gempa terjadi Sabtu (2/5/2020) sekitar pukul 00. 10 WIB.

“Gempa berlaku di 325 km Barat Gaya Sinabang-Aceh. Pusat gempa berada dalam 1, 92 Lintang Utara (LU) dan 93, 49 Bujur Timur (BT). Gempa tersebut berada pada kedalaman 10 kilometer, ” tulis BMKG melalui akun Twitter.

BMKG belum mendapat data terkait dampak kerusakan akibat gempa tersebut.

2 dari 4 halaman

Panduan Gempa

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa dunia.

Sebelum Terjadi Gempa Bumi:

– Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuifaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda biar terhindar dari bahaya gempa dunia.

– Kenali dunia tempat Anda bekerja: perhatikan situasi pintu, lift, serta tangga gawat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

– Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi bilamana terjadi gempa bumi.

– Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, rubuh, bergeser pada era terjadi gempa bumi.

– Atur benda yang mengandung sebisa mungkin berada pada bagian kolong. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada masa gempa bumi terjadi.

– Simpan bahan yang semoga terbakar pada tempat yang tak mudah pecah agar terhindar lantaran kebakaran.

– Tetap mematikan air, gas dan elektrik apabila tidak sedang digunakan.

– Siapkan alat dengan harus ada di setiap wadah: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

3 sejak 4 halaman

Saat Berlaku Gempa Bumi:

– Jika Anda berada di bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman sebab reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

– Jika berharta di luar bangunan atau wilayah terbuka: Menghindar dari bangunan dengan ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Menghormati tempat Anda berpijak, hindari semasa terjadi rekahan tanah.

– Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

– Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

– Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila berlaku gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

4 dari 4 halaman

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

kepala Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan nikah berjalan atau lift, gunakan nikah biasa; periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon ataupun mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

– Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila berlaku kebakaran, kebocoran gas, hubungan aliran pendek listrik. Periksa aliran & pipa air, periksa apabila tersedia hal-hal yang membahayakan.

– Jangan memasuki bangunan dengan sudah terkena gempa, karena prospek masih terdapat reruntuhan.

– Jangan berjalan di kawasan sekitar gempa, kemungkinan terjadi naas susulan masih ada.

– Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

– Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk pelajaran seberapa besar kerusakan yang berlaku.

– Jangan nanar dan jangan lupa selalu berharap demi keamanan dan keselamatan segenap.