KPK Telisik Dugaan Manipulasi Data Keuangan di PT Waskita Karya

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta – Upah Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik perkiraan adanya manipulasi data keuangan dalam subkontraktor proyek-protek fiktif di PT Waskita Karya. Tim penyidik dalam hal ini memeriksa mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Bagian II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar.

“Tersangka YAS (Yuly Ariandi Siregar) dikonfirmasi mengenai peran tersangka yang diduga memanipulasi berbagai data keuangan di proyek subkon fiktif ini, ” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (13/10/2020).

Tak hanya soal manipulasi keterangan keuangan, KPK juga mendalami cucuran uang yang diduga diterima Yuly Ariandi Siregar dan empat tersangka lainnya dari sejumlah proyek subkontraktor fiktif di Waskita Karya. Situasi itu didalami penyidik dengan mengontrol staf Keuangan Divisi II PT Waskita Karya Wagimin.

“Penyidik masih terus mendalami jalan uang ke tersangka YAS serta kawan-kawan, ” kata Ali.

Tak hanya Wagimin, pada mengusut kasus ini, tim penyidik juga memeriksa mantan Komisaris PT Aryana Sejahtera Mohammad Hosen. Dalam pemeriksaan ini, Hosen dicecar perkara kegiatan operasional dan kontrak PT Aryana dengan PT Waskita Karya yang diduga fiktif.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Basuh Tangan Pakai Sabun, Jaga Jangka dan Hindari Kerumunan.

Tetap Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Subkontraktor Fiktif

PT Aryana Sejahtera merupakan satu diantara dari empat perusahaan yang dipergunakan para tersangka kasus ini buat mengerjakan sekitar 41 pekerjaan subkontraktor fiktif di 14 proyek yang digarap Waskita Karya.

“Penyidik mengkonfirmasi terkait kegiatan operasional dan kontrak PT Aryana Sejahtera dengan PT Waskita Karya dengan diduga fiktif, ” kata Ali.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: