Libur Tahun Baru Islam, Wisatawan Padati Telaga Sarangan

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta – Beribu-ribu wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi objek wisata Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masa libur Tahun Baru Islam 1442 Hijriah yang bersamaan dengan cuti bersama dan akhir pekan.

Salah satu pengunjung, Anisa, mengatakan ia dan keluarganya bertandang ke Telaga Sarangan untuk menikmati indahnya lereng Gunung Lawu dengan sejuk.

“Meski sampai satu keluarga, kami tetap memelihara protokol kesehatan, seperti memakai kedok. Tadi saat masuk ke lokasi juga wajib pakai masker, dicek suhu tubuh, dan ada imbauan untuk cuci tangan dari aparat, ” ujar Anisa kepada wartawan, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Meski ada beberapa tamu yang melepas maskernya, namun secara umum para pengunjung di Telaga Sarangan telah memakai masker, dilansir dari Antara.

Bukti Dinas Pariwisata dan Budaya Magetan mencatat kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan pada Kami, 20 Agustus 2020 bertepatan dengan libur Tahun Baru Islam 1442 Hijriah mencapai 4. 500 orang.

Diperkirakan jumlah kunjungan ke Danau Sarangan akan ramai hingga pucuk libur akhir pekan panjang dalam Minggu, 23 Agustus 2020.

2 sejak 3 halaman

Pendakian Gunung Lawu Ramai Pengunjung

Kondisi yang sama pula terjadi di tempat wisata pendakian Gunung Lawu melalui jalur Pangkalan Cemoro Sewu, Plaosan, Magetan. Sesudah ditutup pada 17-19 Agustus 2020, kini wisata pendakian Gunung Lawu tersebut kembali dibuka dan dikunjungi para pendaki.

“Para pendaki tetap harus mematuhi aturan kesehatan saat mendaki Gunung Lawu, ” kata Mandor Wisata Perhutani KPH Lawu Ds, Paijo.

Dia menyebut, para pendaki menjalani pengarahan sebelum mendaki. Perbekalannya juga dicek. Rombongan harus bisa menjaga jarak tanpa membuat kelompoknya terpisah di tengah jalan.

“Selain itu pendaftaran pada pos induk harus tertib, tidak boleh berjubel dan tetap jaga jarak serta bermasker, ” katanya.

Sementara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan Ari Budi Santosa mengucapkan pihaknya menyiagakan 15 personel untuk melakukan pengamanan di tempat wisata Gunung Lawu.

Pengerahan personel tersebut untuk mengantisipasi meningkatnya pengunjung saat libur panjang simpulan pekan ini.

“Tugas mereka tidak hanya memantau kunjungan pendaki dan pengunjung wisata yang lain, tapi juga mengingatkan untuk implementasi protokol kesehatan. Utamanya pintu meresap akan diawasi ketat, ” katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini