Luhut Bahas Sovereign Wealth Fund dan Omnibus Law dengan Badan Investasi AS

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan CEO United States International Development Finance Corporation (IDFC) Adam S. Boehler yang didampingi oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Yong Kim.  

US IDFC merupakan lembaga pembiayaan investasi yang dibentuk atas mandat Kongres Amerika Serikat (AS) dengan berfokus pada investasi di negeri2 berkembang.

Dikutip dari bahari. go. id , Sabtu (24/10/2020), kunjungan ini merupakan momen ke-2 kalinya Adam bertemu Menko Luhut. Keduanya sempat bertemu pada  Januari 2020, dimana  Boehler juga bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Pertemuan antara Menko Luhut dan Adam kali ini ditujukkan untuk membahas mengenai peluang investasi di Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia yang akan dibentuk setelah adanya UU Cipta Kerja.

SWF Indonesia akan dimanfaatkan sebagai instrumen penting bagi pengembangan infrastruktur di Indonesia. Kehadiran SWF akan semakin memperkuat transparansi pada pengelolaan aset infrastruktur di Indonesia secara profesional dan sesuai dengan good international practice .

Lembaga investasi keuangan internasional seperti Abu Dhabi Investment Authority (ADIA), US IDFC dan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) ikut terlibat di dalam proses konsultasi pengembangan framework SWF Indonesia.

dua dari 3 halaman

Telaah Omnibus Law Cipta Kerja

Dalam pertemuan, Menko Luhut serupa menjelaskan bahwa salah satu karakter dari UU Cipta Kerja ialah perbaikan iklim berinvestasi dan berusaha di Indonesia dengan tetap mengutamakan perlindungan lingkungan hidup dan kepastian perlindungan tenaga kerja. Ia juga menambahkan bahwa transparansi perizinan bakal semakin jelas dengan adanya Online Single Submission (OSS).

“Kelestarian lingkungan merupakan bagian integral dari perizinan berbasis risiko. Untuk usaha berisiko, AMDAL harus diterbitkan sebelum izin usaha, yang diperlukan untuk memulai operasi bisnis. Perizinan berbasis risiko meningkatkan kemudahan berbisnis dengan tetap menjaga lingkungan” imbuh Menko Luhut.

Adam Boehler menyampaikan optimismenya terhadap UU Membangun Kerja, yang dia lihat sebagai sebuah invoasi dalam memperbaiki iklim berinvestasi di Indonesia.

Sebagai informasi, sebelumnya IDFC & pemerintah telah membahas berbagai order seperti LRT, Trans Jawa, Trans Sumatera, pariwisata, PLTA di Kalimantan Utara, dan proyek energi terbarukan. Selain dengan Menko Luhut, Adam juga akan menemui Menteri Asing Negeri dan Menteri BUMN.

Sebagai informasi, pertemuan keduanya dilaksanakan beberapa hari sebelum kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke Jakarta yang dijadwalkan pada minggu depan.

Reporter: Ruben Irwandi

3 daripada 3 halaman

Saksikan Gambar Pilihan di Bawah Ini: