Pemkot Bogor Izinkan Salat Idul Adha Digelar di Lapangan dan Masjid

Wayne Collins

Liputan6. com, Bogor – Pemerintah Kota Bogor mempersilakan klub melaksanakan salat Idul Adha dalam Masjid maupun di lapangan. Tetapi pelaksanaan salat harus tetap memerhatikan protokol kesehatan.

Keputusan ini berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 451/ HO/HUKHAM tentang penyelenggaraan salat Idul Adha dalam situasi wabah bencana non alam Covid- 19 dan Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 900. 45-406 tentang perpanjangan status tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19 di Kota Bogor.

Kepala Arah Hukum dan HAM Setda Praja Bogor, Alma Wiranta, pelaksanaan doa Idul Adha 1441 H diperbolehkan dilakukan di lapangan, masjid ataupun ruangan. Namun begitu, ia mengingatkan harus agar pelaksanaan salat Idul Adha nanti harus tetap memerhatikan protokol kesehatan. Penyelenggara juga kudu menempatkan petugas untuk mengawasi situasi ini.

“Kami sama sekali tidak melarang, tetapi tentunya awak mengimbau kepada semua masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pada masa AKB ini, ” perkataan Alma, Rabu (15/07/2020).

Ada sejumlah persyaratan yang harus diterapkan oleh pihak penanggung pikiran salat Idul Adha. Antara asing area masjid atau ruangan disemprot disinfektan sebelum dan sesudah salat. Jemaah harus sehat jasmani & wajib memakai masker, menyediakan sarana cuci tangan, air mengalir & hand sanitizer di jalur mendalam dan keluar

2 dari 3 halaman

Taati Protokol Kesehatan

Kemudian melakukan pemeriksaan suhu tubuh jamaah, tidak boleh menjalankan kotak amal ke jemaah, membawa sajadah masing-masing, tidak tangan dan berpelukan, jaga jeda antarjemaah minimal 1 meter, mempersingkat khutbah, dan tidak mengajak budak di bawah 5 tahun dan lanjut usia dengan sakit bawaan risiko tinggi.

“Intinya umum harus betul-betul mentaati dan menerapkan protokol kesehatan agar kita mampu terhindar dari Covid-19, ” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Tersebut: