Polda Metro Jaya Sebut Ada 3 Server CCTV Diperiksa Terkait Perihal Laskar FPI

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta Polda Metro Jaya tetap mempelajari rekaman kamera pengawas atau CCTV, untuk mendalami insiden baku tempak anggotanya dengan anggota Laskar FPI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, ada 3 rangkaian server yang harus diperiksa untuk memperjelas kasus FPI itu.

“Ada tiga rangkaian server dari pintu masuk tol hingga ke Ustaz Cikampek. Ini masih dikumpulkan penyidik untuk dilakukan pemeriksaan, ” logat dia, Selasa (7/12/2020).

Dia tak menjelaskan lebih uraian apakah CCTV yang menyelidiki peristiwa FPI ini hidup atau tidak.

Yusri hanya mengucapkan, pihaknya terus mendalami kasus FPI ini.

“Masih didalami semuanya saya katakan masih dikumpulkan, didalami, ” jelas dia.

2 daripada 3 halaman

Buru 4 Orang

Polda Metro Jaya terus mengusut kasus baku tembak polisi dengan anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek Senin tujuh Desember 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, 4 orang yang kabur yang diduga masih bagian dari laskar FPI masih terus dilakukan pengejaran.

“Empat pelakunya masih kita lakukan pengejaran. Nanti kita tunggu saja apa hasilnya, ” kata dia di Polda Metro Hebat, Selasa (8/12/2020).

Selain itu, Polda Metro Jaya terus engumpulkan bukti-bukti guna merampungkan susunan perkara insiden baku tembak dengan FPI tersebut. Diantaranya, menggali petunjuk saksi-saksi, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan prarekontruksi.

“Ini masih dikumpulkan sebab para penyidik, ” jelas Yusri.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: