Seberapa Aman Nonton Film di Hidup?

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta Pembukaan gedung bioskop sedang belum bisa dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Sebagian besar pakar kesehatan menyatakan bahwa bioskop belum damai dari penyebaran Covid-19.  

Namun beberapa pakar kesehatan di luar negeri berkata asing. Berdasarkan penelitian, bahkan bioskop dianggap lebih aman dari tempat-tempat hiburan sejenis, bahkan yang lainnya.

Salah satunya adalah masa pakar kesehatan luar negeri mengibaratkan bioskop dengan pesawat terbang, dalam mana orang-orang duduk di tempat duduk. Namun, bioskop memiliki ruangan yang lebih luas. Ini memeriksa bioskop lebih aman daripada motor terbang. Tentu saja dengan sama-sama menjaga protokol kesehatan.

dua dari 5 halaman

Membandingkan

Bahkan, studi yang dilakukan oleh Technical University of Berlin membandingkan bioskop dengan perkantoran.  

“Hasilnya 0, 3% jumlah aerosol yang dihirup di bioskop lebih kecil dibandingkan dengan kantor, ” bunyi penelitian tersebut.

3 dari 5 kaca

Aman

Penelitian tersebut juga menyebut dua faktor yang menyatakan bahwa bioskop lebih aman daripada perkantoran adalah mereka yang menonton tidak banyak bicara. Berbeda dengan orang-orang yang bekerja di kantor.  

Seorang ahli kesehatan bernama Dr Natasca Tuznik mengutarakan duduk di bioskop seharusnya aman dari penyebaran Covid-19. Dirinya pun memberikan beberapa alasan.

“Mereka tidak berbicara satu persis lain. Social distancing bisa dilakukan dengan pembatasan penonton. Lalu orang menghadap ke arah yang cocok, ” ujar Dr Natasca Tuznik.

4 dari 5 halaman

Mampu Dibuka

Lupa satu profesor dari New York Medical College, Dr Robert Lahita mengatakan bahwa bioskop bisa cepat dibuka karena aman selama melakukan protokol yang tepat.

Para pakar pun mengambil kesimpulan bahwa bioskop aman untuk dibuka dan dikunjungi. Karena dibandingkan secara banyak aktifitas yang menggunakan adat kesehatan.

5 dari 5 halaman

Kesimpulan

Apalagi dibandingkan dengan tempat-tempat lainnya bagaikan perkantoran atau restauran, bioskop justru jauh lebih aman.  

“Selain itu, belum tersedia satupun kasus yang dilaporkan dari cluster yang berkembang di bioskop seluruh dunia, ” bunyi keimpulan para pakar.