Seluruh Sektor Menghijau, IHSG Dibuka Menguat ke 5. 116, 79

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan Rabu pasar ini. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14. 640 bohlam dolar AS.

Di prapembukaan perdagangan Rabu (21/10/2020), IHSG naik 16, 95 poin atau 0, 33 persen ke golongan 5. 116, 79. Pada pembukaan perdagangan pukul 09. 00 WIB, IHSG masih tetap menguat 26, 43 poin atau 0, 52 persen ke level 5. 126, 27.

Sementara indeks saham LQ45 selalu menguat 0, 57 persen ke posisi 790, 94. Gerak ruang acuan sebagian besar menguat.

Di awal perdagangan itu, IHSG berada di posisi sempurna pada level 5. 129, 44. Sedangkan terendah 5. 116, 79.

Sebanyak 169 saham menguat sehingga membawa IHSG ke zona hijau. Kemudian 49 saham melemah dan 111 saham stagnan di tempat.

Mutlak frekuensi perdagangan saham cukup penuh yaitu 23. 897 kali dengan volume perdagangan 401, 5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 385, 9 miliar.

Tercatat, investor asing kulak saham di pasar regular mencapai Rp 18, 9 miliar. Namun nilai tukar rupiah berada pada 14. 640 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruh sektor beruang di zona hijau. Penguatan dipimpin sektor pertambangan yang naik 1, 14 persen. Disusul sektor infrastruktur yang menguat 0, 66 tip dan sektor keuangan naik 0, 57 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain, TIRT naik 19, 23 persen ke Rp 62 per lembar saham. Kemudian DMMX naik 11, 80 persen ke Rp 199 bohlam saham dan CANI naik 8, 85 persen ke Rp 123 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah sehingga menahan penguatan IHSG antara lain PPGL turun 9, 80 persen ke Rp 276 per lembar bagian, JSKY yang turun 6, 91 persen ke Rp 175 mulai lembar saham dan EISP turun 6, 84 persen ke Rp 109 per saham.

2 dari 3 halaman

Penutupan Kemarin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perniagaan Selasa pekan ini. IHSG tahu menghijau sebentar di awal bagian I.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (20/10/2020), IHSG ditutup turun 26, 49 pokok atau 0, 52 persen ke posisi 5. 099, 84. Sementara, indeks saham LQ45 juga menyurut 0, 51 persen ke posisi 786, 43.

Semasa perdagangan,   IHSG  berada pada posisi tertinggi pada level 5. 135, 07 dan terendah 5. 080, 95.

Di sesi penutupan pedagangan, 112 saham menguat tetapi tak mampu mendorong IHSG ke zona hijau. Namun 318 saham melemah dan 157 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham umum. Total frekuensi perdagangan saham 733. 836 kali dengan volume perniagaan 10, 3 miliar saham. Ukuran transaksi harian saham Rp 9, 2 triliun.

Investor asing jual saham Rp 171 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14. 643.

Dari 10 daerah saham pembentuk IHSG, hanya tersedia dua sektor yang menguat yakni industri dasar yang naik 0, 27 persen dan aneka industri yang melonjak 2, 40 upah.

Sedangkan sektor dengan melemah dipimpin oleh sektor kontruksi yang anjlok 1, 91 komisi. Kemudian disusul sektor barang penggunaan yang turun 1, 29 tip dan sektor infrastruktur yang melemah 0, 99 persen.

Saham yang menguat antara asing HITS yang naik 13, 64 persen ke Rp 500 bola lampu lembar saham. Kemudian SIPD dengan naik 12, 50 persen ke Rp 1. 350 per lembar saham dan BNLI yang naik 12, 12 persen ke Rp 2. 590 per lembar saham.

Saham yang melemah sehingga menekan  IHSG  antara lain CTBN yang melemah 6, 98 persen ke Rp 2. 930 per lembar saham. Kemudian MTPS turun 6, 98 persen ke Rp 320 per lembar bagian dan JSKY turun 6, 93 persen ke Rp 188 bola lampu lembar saham.

3 dari 3 kaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: