Siap-Siap, Pemkab Wonosobo Kembali Berlakukan Tanda Malam

Wayne Collins

Liputan6. com, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, melakukan kembali jam malam guna mencegah penyebaran COVID-19 yang kasusnya terus meningkat di daerah ini.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo di Wonosobo, Jumat, mengatakan bahwa pemkab setempat sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor 443. 2/182/2020 tentang Pemberlakuan Jam Malam Tahap V pada Masa Pandemi COVID-19 di Kabupaten Wonosobo.

Ia menjelaskan bahwa jam malam tersebut untuk mengatur aktivitas masyarakat pada suangi hari. Pemerintah membatasi kegiatan umum di luar rumah hanya datang pukul 22. 00 WIB pada setiap harinya.

“Warga harus berada di rumah antara jam 22. 00 dan 05. 00 WIB, kecuali sejumlah aktivitas serupa untuk percepatan penanganan COVID-19, alat keamanan, distribusi kebutuhan pokok bangsa, hingga pedagang pasar pagi, ” katanya,   mengutiop dari  Antara, Jumat 11 September 2020.

Ia meminta jam operasional pasar pagi, seperti di Kertek dan Siwuran Garung, agar tetap mengacu di Surat Edaran Bupati Nomor 510/118/2020 tentang Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi COVID 19 di Kabupaten Wonosobo.

2 dari 3 halaman

Inspeksi dan Patroli Rutin

Toko-toko modern dan pusat perbelanjaan, jam operasional dibatasi maksimal pukul 20. 00 dan 21. 00 WIB untuk para pedagang kaki lima dan restoran.

Kepada para pemilik usaha kuliner, dia mengimbau mereka untuk lebih mengutamakan layanan take away alias dibawa pulang.

“Untuk layanan makan di tempat, kami minta agar pemilik usaha rumah makan benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat, kaya fasilitasi cuci tangan bagi pengunjung, penerapan jarak aman, serta menghindari kerumunan, ” katanya.

Ia mengimbau sejumlah OPD terpaut, seperti Dinas Perkimhub, Satpol PP dan Badan Kesbangpol, BPBD, serta unsur TNI/Polri agar mendukung jalan pemkab setempat untuk menekan cepat persebaran COVID-19.

“Bentuk dukungan bisa dalam sosialisasi, imbauan, patroli rutin, inspeksi, pemeriksaan, dan penertiban dengan mengedepankan cara-cara persuasif dan edukatif untuk kemanusiaan, ” katanya.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini: