Tersibak, Alasan Arteta Cadangkan Mesut Ozil di Manchester City Vs Arsenal

Wayne Collins

Liputan6. com, London- Duel Manchester City melawan Arsenal pada Kamis (18/6/2020) meninggalkan satu tanda tanya besar bagi fans The Gunners. Maklum, itu tak melihat Mesut Ozil di dalam daftar pemain.

Absennya Mesut Ozil disinyalir menjadi pasal kekalahan telak Arsenal. Fans pun menjadikan ini sebagai satu asas untuk mengkritik pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Terlebih, Arsenal akhirnya dihajar Man City dengan skor telak 0-3.

Setelah pertandingan tersebut, Arteta mengonfirmasi bahwa tidak ada alasan khusus di balik absennya Ozil. Tempat tidak membawa Ozil karena kausa teknis, yang artinya Ozil sungguh tidak masuk rencana.

Arsenal kalah 0-3 dari Manchester City. Ini membuat kans The Gunners tampil bahkan di Gabungan Europa musim depan tambah berat.

dua dari 3 halaman

Hanya Bersikap Adil

Mencadangkan Ozil selalu jadi kesimpulan sulit, sebab sebagian fans Arsenal masih menyukai gelandang Jerman itu. Namun, Arteta mengaku hanya mau berlaku adil. Dia akan memainkan Ozil jika memang merasa membutuhkannya.

“Saya sudah berpose sangat terbuka dengan Mesut sejak hari pertama. Sejak saya muncul, saya kira dia sudah segar dan dia punya niat serta ingin menyuguhkan performa di golongan yang seharusnya, ” kata Arteta di laman resmi Arsenal.

“Begitu saya melihat dia siap melakukan itu, saya hendak memperlakukan dia sama seperti pemain lainnya. ”

“Saya kira saya sudah bersikap lebih dari adil untuk dia serta saya kira dia merespons laksana yang saya inginkan di banyak pertandingan. Itu sudah, ” ujarnya, menambahkan.

3 dari 3 halaman

Butuh Waktu

Jika kebugaran Ozil jadi bukti, berarti ada kemungkinan Ozil tidak berlatih maksimal selama dan setelah masa karantina. Arteta tahu prospek itu ada, dia tidak bersetuju memaksa.

“Ada banyak hal yang terjadi padanya dalam beberapa pekan terakhir dan kami harus menghargai waktu yang dibutuhkan setiap pemain. Terkadang mereka butuh sedikit waktu, ” lanjut Arteta.

“Persiapan dua kamar terakhir ini sulit untuk memaksimalkan kondisi pemain, saya adalah karakter pertama yang mau Mesut di dalam level terbaiknya. ”

“Saya akan menurunkan dia dalam lapangan ketika saya merasa dia bisa memberikan yang terbaik, ” tandasnya.

Sumber: ArsenalDisadur dari Bola. net (Ari Prayoga, published 19/6/2020)