VIDEO: 14 Pegawai Positif COVID-19, Dewan BPPKAD Ponorogo Tutup Sementara

Wayne Collins

Liputan6. com, Jakarta – Negeri Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terpaksa menutup sementara Kantor Badan Penerimaan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Penutupan dilakukan setelah 14 pegawai terkonfirmasi positif COVID-19, mulia di antaranya meninggal dunia.

Selasa pagi, Kantor Pranata Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, atau BPPKAD, Kabupaten Ponorogo, ditutup sementara. Penutupan ini menyusul adanya 14 pegawai di Dewan BPPKAD yang terkonfirmasi positif COVID-19, bahkan satu diantaranya meninggal negeri.  

Akibat kantor ditutup, banyak masyarakat yang tidak bisa mengurus perizinan maupun pajak. Untuk  mengurangi efek penularan, semua kantor yang berharta di samping Kantor BPPKAD, serupa ikut ditutup hingga 10 hari ke depan.

Diduga klaster ini muncul, setelah seorang staf BPPKAD, pulang dari Jawa Barat, mengunjungi keluarga. Belakangan, pekerja ini jatuh sakit dan meninggal dunia. Kenaikan jumlah penyebaran COVID-19 di lingkungan Kantor Pemkab Ponorogo, diduga dipicu rendahnya disiplin pekerja ASN melaksanakan protokol kesehatan.

“Saya rasa pelayanan itu bisa di-handle dari bidang-bidang yang lain, saya rasa ini pak Kepala BPPKAD, saya rasa sudah mengetahui satu kebijakan, bagaimana pada bidang pendapatan ini kita lock-down, tapi pelayanan tetep kita jalankan, ” ujar Agus Pramono, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Ponorogo, 2 Desember 2020.

Sementara hingga Selasa, ada tambahan 25 kasus baru positif COVID-19, dari total 661 kasus pada Ponorogo.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan tubuh, Jangan Sampai Tertular dan Celik Keluarga Kita.